Jumat, 04 Maret 2011

PLN Tetap Operasikan Pembangkit Listrik Saat Hari Raya Nyepi 05 Maret 2011

PLN Tetap Operasikan Pembangkit Listrik Saat Nyepi
Friday, February 25 2011 15:12 WIB | Voices of Bali | Dibaca 289 kali
Denpasar (Antara Bali) - PT PLN Distribusi Bali tetap mengoperasikan seluruh pusat pembangkit listrik saat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1933 pada 5 Maret 2011.

"Meski Pulau Dewata saat itu akan gelap gulita pada malam hari karena ummat Hindu tidak menyalakan lampu atau penerangan, PLN tidak akan mematikan mesin-mesin pembangkit," kata Kepala Humas PT PLN Distribusi Bali Agung Mastika di Denpasar, Jumat.

Ia mengatakan, beberapa instansi vital seperti rumah sakit tetap membutuhkan adanya pasokan energi listrik.

Selain tidak memadamkan seluruh pembangkit listrik pada saat ummat Hindu melaksanakan Tapa Berata Penyepian, PLN juga tetap menyiagakan satu tim beranggotakan 15 orang di masing-masing area pelayanan.

"Petugas PLN itu siaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pohon yang roboh menimpa jaringan listrik. Mereka siap di tempat sehari sebelum dan sesudah Nyepi," ujar Agung Mastika didampingi stafnya Wayan Ardika.

Petugas PLN itu siaga di tempat selama 48 jam, sehubungan Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah kabupaten (Pemkab) dan pemerintah kota (Pemkot) di Pulau Dewata tidak mengeluarkan dispensasi bagi kendaraan bermotor untuk lalu lalang pada saat Nyepi.

Agung Mastika menjelaskan, pemadaman lampu penerangan jalan maupun lampu pengatur lalu lintas sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pemerintah kabupaten/kota di daerah ini.

Meski demikian pihaknya ikut mengantisipasi, jangan sampai lampu penerangan jalan masih ada yang menyala pada saat ummat Hindu melaksanakan empat pantangan yang wajib dilaksanakan itu.

Ummat Hindu pada Hari Raya Nyepi melaksanakan empat pantangan meliputi amati geni (tidak menyalakan api/listrik), amati karya (tidak melakukan aktivitas), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak mengumbar hawa nafsu maupun tidak mengadakan hiburan/bersenang-senang).

PT PLN Distribusi Bali menurut Agung Mastika memiliki pasokan listrik 610 mega watt (MW) yang bersumber dari PLTD Gilimanuk 130 MW, interkoneksi kabel laut 200 MW, PLTD Pesanggaran 155 MW dan Pemaron 115 MW.

"Mudah-mudahan pada hari itu tidak ada insiden yang berkaitan dengan listrik dan hal-hal lain sehingga ummat dapat melaksanakan Tapa Berata Penyepian itu dengan baik," kata Agung Mastika.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar