Minggu, 28 Agustus 2016
Senin, 09 Mei 2016
Perkuliahan Desain Grafis secara e-learning.
Sehubungan dengan adanya kegiatan bapak, maka perkuliahan Design Graphic hari ini Senin tgl 09 April 2016 dilakukan secara e-learning. Materi atau tugas akan diberikan kemudian, dimohon selalu check disini.
Thx.
Demikian, harap maklum.
Jumat, 11 Maret 2016
Perkuliahan secara e-learning..
Sehubungan dengan adanya kegiatan bapak di Surabaya dan Bandung, maka perkuliahan Design Graphic besok hari Senin tgl 14 Maret 2016 dilakukan secara e-learning.
Materi atau tugas akan diberikan kemudian, dimohon selalu check disini. Thx.
Demikian, harap maklum.
Sabtu, 30 Agustus 2014
Memperbaiki sendiri Mesin Cuci Full Otomatis Samsung WA70VA
Beberapa minggu yang lalu, tepatnya sebelum Hari Raya Iedul Fitri 28 Juli 2014, mesin cuci otomatis kesayangan mengalami kerusakan.
Wah, jadi kalang kabut seisi rumah, mesti jalani kerjaan tambahan yg cukup berat.
Kerusakan yg teramati seperti berikut ini :
1. Saat kabel power source ditancapkan, sebelum tombol power ON mesin sdh bereaksi sendiri, panel display menampilkan OE. Mesin bekerja sendiri, ada bunyi tuing tuing, lalu seakan akan mengeluarkan air di saluran pembuangan.
2. Saat ditekan tombol Power ON, panel display menampilkan error code IO. Lalu diam tak bereaksi meski semua seperti normal adanya.
Alhamdulillah, setelah browaing kesana kemari termasuk ke situs resmi Samsung utk mendapatkan gambar dan spesifikasi teknis serta Error Code, akhirnya dapat diperbaiki sendiri dengan langkah yg sangat mudah. Mudah karena tak perlu punya skill memadai pasti mampu melakukannya. Dan tink tenk, dlm waktu sktr 10-15 menit mesin akan bekerja kembali.
Bagi yang membutuhkan Tips n Trick nya, silahkan hubungi saya. anggun.bali@gmail.com atau sms dulu dgn kata kunci Mesin Cuci ke 082342454777.
Kamis, 17 Maret 2011
Musim Perkuliahan Semester Genap 2010-2011 STIKOM-Bali
Bismillaahirrahmaanirrahim.. Alhamdulillah, semester ini dipercaya mengasuh mata kuliah Pemodelan Sistem, Sistem Operasi, Sistem Operasi II & Sistem dan Jaringan Komputer.. Setelah melihat total jumlah SKS yg ditawarkan, ternyata mencapai 30 SKS.. Wah, semester ini akan cukup sibuk juga di kampus.. Yah, disyukuri saja.. Moga dapat menjalankan amanah ini dengan baik, amien ya Robb..
Musim perkuliahan semester genap di STIKOM-Bali dimulai pd tgl 12 Maret 2011 (Kelas Eksekutif) dan tgl 14 Maret 2011 (kelas Reguler)..
Musim perkuliahan semester genap di STIKOM-Bali dimulai pd tgl 12 Maret 2011 (Kelas Eksekutif) dan tgl 14 Maret 2011 (kelas Reguler)..
Selasa, 15 Maret 2011
UTS MANAJEMEN PROYEK TI
UJIAN TENGAH SEMESTER
MANAJEMEN PROYEK TEKNOLOGI INFORMASI
PROGRAM PASCA SARJANA (S2) MAGISTER KOMPUTER
STTI BENARIF INDONESIA/ERESHA, DENPASAR – BALI
Hari Sabtu, tanggal 06 Maret 2011
Dosen : Prof. Drs. Nazir Harjanto, MA, APU
TAKE HOME/Buka Buku
Dikumpulkan Sabtu tanggal 12 Maret 2011
Nama : Anggun Nugroho
N P M : 3712101150
Angkatan : 37 Bali 2010
1. Mohon dijelaskan hubungan antara ketidakpastian Proyek dan bahwa proyek harus menciptakan suatu produk atau jasa yang unik !
Jawab :
Proyek adalah suatu kegiatan yang memang mengandung ketidakpastian, karena sifatnya yang bukan rutinitas dan jangka waktu penyelesaian yang tidak bisa ditentukan secara pasti. Sasaran dan jangka waktu penyelesaian hanyalah merupakan prediksi awal, sehingga pada implementasinya akan dijumpai beberapa penyesuaian atau pergeseran jadwal. Banyaknya variable penentu akurasi proyek di antaranya adalah sasaran yang hendak dicapai, waktu penyelesaian (dan penjadwalannya), biaya keseluruhan proyek, memasukkan teknologi baru dan yang terutama adalah bahwa proyek harus menciptakan suatu produk atau jasa yang unik. Produk atau jasa yang unik membawa efek ketidakpastian, mengingat sangat bergantung oleh waktu peluncuran produk dan kepuasan costumer.
Disamping itu, yang paling menentukan hubungan antara keduanya adalah adanya inovasi dalam setiap proyek teknologi informasi.
2. Mohon dijelaskan mengapa proyek yang memasukkan teknologi baru selalu menghadapi ketidakpastian !
Jawab :
Teknologi baru jelas berpeluang menimbulkan ketidakpastian proyek, karena dibutuhkan edukasi dan adaptasi yang cukup dari seluruh SDM pelaku pengerjaan proyek terhadap sesuatu yang bersifat baru mereka. Selain itu, memasukkan teknologi yang baru juga membawa faktor beban :
• Harus menghasilkan nilai jual yang sangat tinggi mengingat biaya proyek yg mahal
• Biaya dan waktu untuk edukasi SDM yang mahal & memakan waktu yg tidak pasti
• Memungkinkan adanya perubahan target atau kebutuhan saat proyek masih berjalan
• Resiko kegagalan yang masih tinggi.
3. Mohon dijelaskan apa hubungan antara pohon industri Teknologi Informasi dengan investment pada industri tertentu ! Mohon diberi contoh !
Jawab :
Pohon industri Teknologi Informasi sangat berhubungan erat dengan investment pada industri manufaktur atau industri yang lain. Dengan pemanfaatan pohon industri teknologi informasi dan pengembangan pohon industri informasi yang tepat sasaran maka investasi tersebut tidak akan sia sia bahkan menjadi sarana kemajuan dan kesuksesan di masa depan. Namun masih banyak dijumpai pengusaha yang beranggapan bahwa investasi terhadap teknologi informasi merupakan suatu hal yang tidak terlalu penting untuk dilakukan oleh perusahaan. Mereka merasa bahwa investasi tersebut sifatnya adalah optional atau tidak wajib untuk dilaksanakan. Sehingga hanya memanfaatkan sedikit manfaat dari keunggulan teknologi informasi.
Dengan mengajukan suatu pohon industri Teknologi Informasi maka akan mudah dalam menganalisa jenis-jenis jasa atau produk yang masih bisa dikembangkan atau apa peluang bagi mereka untuk melakukan investasi baru. Mereka akan merasa bahwa investasi mereka tidak sia-sia dan akan mencapai kesuksesan.
Contoh :
Dalam hal ini akan diambil contoh tentang penerapan Enterprize Resource Planning (ERP). ERP adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahaan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di suatu perusahaan. Atau dengan kata lain ERP digunakan untuk mengelola seluruh aktifitas perusahaan termasuk keuangan, produksi, HRD, marketing, supply chain, logistics, dll.
Karakter Sistem ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Customer Relationship Management (CRM, e-Government dan lain-lain.
4. Mohon dijelaskan bagaimana cara memaksimumkan nilai investasi TI perusahaan, sambil meminimumkan resiko, agar proyek sukses !
Jawab :
Adapun cara memaksimumkan nilai investasi TI perusahaan sambil meminimumkan resiko agar proyek sukses adalah dengan cara menerapkan TI secara keseluruhan dan terpadu pada seluruh proses bisnis yang terlibat dalam perusahaan tersebut, sehingga akurasi dan konsistensi data dapat dipertanggungjawabkan. Sedangkan untuk meminimumkan resiko dari investasi TI, yang pertama adalah pengetahuan TI yang akan diterapkan agar tidak terjadi kesalahpahaman penggunaan TI yang akan diterapkan, lalu semua bidang dalam industri tersebut menggunakan TI nya dengan baik dan benar. Sehingga produksi akan meningkat, perusahaan lebih maju dan sebaliknya resiko yang timbul akan sekecil mungkin. Selain itu sebelum adanya penerapan TI ke dalam perusahaan, diperlukan adanya analisa, review dan studi kelayakan teknologi tersebut agar tidak terjadi perbedaan alur kerja terhadap system. Secara ringkas, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :
- Melakukan studi kelayakan, sejauh mana investasi TI membawa perubahan positif
- Mengoptimalkan SDM dan sumber daya yang ada
- Membatasi ruang lingkup atau sasaran proyek
- Menjaga komunikasi antar anggota tim
- Melakukan evaluasi secara berkelanjutan
5. Pengelolaan proyek merupakan aplikasi dari knowledge, keterampilan, alat dan teknik untuk kegiatan proyek yang dapat memenuhi kebutuhan proyek. Mohon dijelaskan bagaimana proyek seharusnya merupakan aplikasi dari knowledge!
Jawab :
Proyek seharusnya merupakan aplikasi dari knowledge agar mendukung unsur keunikan yg merupakan kekuatan daripada proyek itu sendiri, sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Karena sifat knowledge sendiri yang merupakan penggabungan antara pengalaman, nilai, informasi kontekstual, pandangan dan intuisi para pakar yang membangun lingkungan dan kerangka evaluasi dan juga gabungan pengalaman dan informasi baru, tentu saja knowledge akan menjadi nilai lebih karena tidak dimiliki oleh kompetitor. Dengan demikian, nilai jual proyek bisa semakin tinggi seiring dengan aplikasi knowledge tadi.
MANAJEMEN PROYEK TEKNOLOGI INFORMASI
PROGRAM PASCA SARJANA (S2) MAGISTER KOMPUTER
STTI BENARIF INDONESIA/ERESHA, DENPASAR – BALI
Hari Sabtu, tanggal 06 Maret 2011
Dosen : Prof. Drs. Nazir Harjanto, MA, APU
TAKE HOME/Buka Buku
Dikumpulkan Sabtu tanggal 12 Maret 2011
Nama : Anggun Nugroho
N P M : 3712101150
Angkatan : 37 Bali 2010
1. Mohon dijelaskan hubungan antara ketidakpastian Proyek dan bahwa proyek harus menciptakan suatu produk atau jasa yang unik !
Jawab :
Proyek adalah suatu kegiatan yang memang mengandung ketidakpastian, karena sifatnya yang bukan rutinitas dan jangka waktu penyelesaian yang tidak bisa ditentukan secara pasti. Sasaran dan jangka waktu penyelesaian hanyalah merupakan prediksi awal, sehingga pada implementasinya akan dijumpai beberapa penyesuaian atau pergeseran jadwal. Banyaknya variable penentu akurasi proyek di antaranya adalah sasaran yang hendak dicapai, waktu penyelesaian (dan penjadwalannya), biaya keseluruhan proyek, memasukkan teknologi baru dan yang terutama adalah bahwa proyek harus menciptakan suatu produk atau jasa yang unik. Produk atau jasa yang unik membawa efek ketidakpastian, mengingat sangat bergantung oleh waktu peluncuran produk dan kepuasan costumer.
Disamping itu, yang paling menentukan hubungan antara keduanya adalah adanya inovasi dalam setiap proyek teknologi informasi.
2. Mohon dijelaskan mengapa proyek yang memasukkan teknologi baru selalu menghadapi ketidakpastian !
Jawab :
Teknologi baru jelas berpeluang menimbulkan ketidakpastian proyek, karena dibutuhkan edukasi dan adaptasi yang cukup dari seluruh SDM pelaku pengerjaan proyek terhadap sesuatu yang bersifat baru mereka. Selain itu, memasukkan teknologi yang baru juga membawa faktor beban :
• Harus menghasilkan nilai jual yang sangat tinggi mengingat biaya proyek yg mahal
• Biaya dan waktu untuk edukasi SDM yang mahal & memakan waktu yg tidak pasti
• Memungkinkan adanya perubahan target atau kebutuhan saat proyek masih berjalan
• Resiko kegagalan yang masih tinggi.
3. Mohon dijelaskan apa hubungan antara pohon industri Teknologi Informasi dengan investment pada industri tertentu ! Mohon diberi contoh !
Jawab :
Pohon industri Teknologi Informasi sangat berhubungan erat dengan investment pada industri manufaktur atau industri yang lain. Dengan pemanfaatan pohon industri teknologi informasi dan pengembangan pohon industri informasi yang tepat sasaran maka investasi tersebut tidak akan sia sia bahkan menjadi sarana kemajuan dan kesuksesan di masa depan. Namun masih banyak dijumpai pengusaha yang beranggapan bahwa investasi terhadap teknologi informasi merupakan suatu hal yang tidak terlalu penting untuk dilakukan oleh perusahaan. Mereka merasa bahwa investasi tersebut sifatnya adalah optional atau tidak wajib untuk dilaksanakan. Sehingga hanya memanfaatkan sedikit manfaat dari keunggulan teknologi informasi.
Dengan mengajukan suatu pohon industri Teknologi Informasi maka akan mudah dalam menganalisa jenis-jenis jasa atau produk yang masih bisa dikembangkan atau apa peluang bagi mereka untuk melakukan investasi baru. Mereka akan merasa bahwa investasi mereka tidak sia-sia dan akan mencapai kesuksesan.
Contoh :
Dalam hal ini akan diambil contoh tentang penerapan Enterprize Resource Planning (ERP). ERP adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahaan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di suatu perusahaan. Atau dengan kata lain ERP digunakan untuk mengelola seluruh aktifitas perusahaan termasuk keuangan, produksi, HRD, marketing, supply chain, logistics, dll.
Karakter Sistem ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Customer Relationship Management (CRM, e-Government dan lain-lain.
4. Mohon dijelaskan bagaimana cara memaksimumkan nilai investasi TI perusahaan, sambil meminimumkan resiko, agar proyek sukses !
Jawab :
Adapun cara memaksimumkan nilai investasi TI perusahaan sambil meminimumkan resiko agar proyek sukses adalah dengan cara menerapkan TI secara keseluruhan dan terpadu pada seluruh proses bisnis yang terlibat dalam perusahaan tersebut, sehingga akurasi dan konsistensi data dapat dipertanggungjawabkan. Sedangkan untuk meminimumkan resiko dari investasi TI, yang pertama adalah pengetahuan TI yang akan diterapkan agar tidak terjadi kesalahpahaman penggunaan TI yang akan diterapkan, lalu semua bidang dalam industri tersebut menggunakan TI nya dengan baik dan benar. Sehingga produksi akan meningkat, perusahaan lebih maju dan sebaliknya resiko yang timbul akan sekecil mungkin. Selain itu sebelum adanya penerapan TI ke dalam perusahaan, diperlukan adanya analisa, review dan studi kelayakan teknologi tersebut agar tidak terjadi perbedaan alur kerja terhadap system. Secara ringkas, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :
- Melakukan studi kelayakan, sejauh mana investasi TI membawa perubahan positif
- Mengoptimalkan SDM dan sumber daya yang ada
- Membatasi ruang lingkup atau sasaran proyek
- Menjaga komunikasi antar anggota tim
- Melakukan evaluasi secara berkelanjutan
5. Pengelolaan proyek merupakan aplikasi dari knowledge, keterampilan, alat dan teknik untuk kegiatan proyek yang dapat memenuhi kebutuhan proyek. Mohon dijelaskan bagaimana proyek seharusnya merupakan aplikasi dari knowledge!
Jawab :
Proyek seharusnya merupakan aplikasi dari knowledge agar mendukung unsur keunikan yg merupakan kekuatan daripada proyek itu sendiri, sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Karena sifat knowledge sendiri yang merupakan penggabungan antara pengalaman, nilai, informasi kontekstual, pandangan dan intuisi para pakar yang membangun lingkungan dan kerangka evaluasi dan juga gabungan pengalaman dan informasi baru, tentu saja knowledge akan menjadi nilai lebih karena tidak dimiliki oleh kompetitor. Dengan demikian, nilai jual proyek bisa semakin tinggi seiring dengan aplikasi knowledge tadi.
Langganan:
Postingan (Atom)